Kramatwatu, 30 September 2025
Pelaksanaan ANBK di SD Negeri Pelamunan Berjalan Lancar dan Kondusif
Kramatwatu, 30 September 2025 – Suasana penuh semangat menyelimuti pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SD Negeri Pelamunan, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang , yang berlangsung pada 29–30 September 2025 . Kegiatan penting dalam dunia pendidikan dasar ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah Ibu Yeni Nuraeni, M.Pd. , dan terlaksana dengan lancar, tertib, serta kondusif sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau yang lebih dikenal dengan ANBK merupakan program evaluasi yang dirancang untuk mengukur dan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Melalui ANBK, siswa diuji bukan hanya pada kemampuan literasi membaca dan numerasi, tetapi juga pada aspek karakter serta lingkungan belajar di sekolah.
Berbeda dengan ujian nasional yang lebih menekankan pada capaian akademik, ANBK mengedepankan pendekatan yang lebih menyeluruh. Data yang diperoleh dari asesmen ini nantinya digunakan sebagai pijakan dalam merancang kebijakan pendidikan, memperbaiki metode pembelajaran, dan menciptakan suasana belajar yang lebih berkualitas di setiap satuan pendidikan.
Pelaksanaan ANBK di SD Negeri Pelamunan merupakan salah satu bagian dari rangkaian kegiatan nasional yang serentak dilakukan di berbagai sekolah di Indonesia.
Sebagai sekolah yang telah ditunjuk untuk melaksanakan ANBK tahun 2025, SD Negeri Pelamunan menyiapkan segala sesuatu dengan matang. Kepala sekolah, Ibu Yeni Nuraeni, M.Pd. , bersama tim guru, panitia, serta tenaga kependidikan bekerja sama memastikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan tersedia dengan baik.
Mulai dari perangkat komputer, jaringan internet, hingga listrik cadangan dipastikan siap digunakan demi menghindari hambatan teknis yang dapat mengganggu jalannya asesmen. Tak hanya itu, siswa-siswa peserta ANBK juga telah diberi pembekalan sebelumnya melalui simulasi ANBK yang dilakukan beberapa minggu sebelum hari pelaksanaan.
Menurut Ibu Yeni, persiapan ini dilakukan agar siswa terbiasa menggunakan komputer serta memahami tata cara pengerjaan soal, sehingga saat pelaksanaan berlangsung mereka lebih percaya diri dan fokus.
“Kami berusaha menyiapkan anak-anak sebaik mungkin. Bukan hanya agar mereka mampu mengerjakan soal dengan lancar, tetapi juga agar terbentuk budaya literasi digital sejak dini. Harapannya, pelaksanaan ANBK ini benar-benar bisa memberikan gambaran nyata tentang kualitas pembelajaran di sekolah kami, ” ujar beliau saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan ANBK Hari Pertama
Hari pertama pelaksanaan ANBK di SD Negeri Pelamunan berlangsung pada Senin, 29 September 2025 . Sejak pagi, siswa peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka diarahkan masuk ke ruang ujian yang telah ditata rapi dengan perangkat komputer sesuai jumlah yang dibutuhkan.
Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur. Pengawas ruang silang berasal dari SD Negeri Kramatwatu 1 , yang ditunjuk langsung oleh dinas pendidikan sebagai bentuk transparansi dan menjaga objektivitas jalannya asesmen.
Siswa terlihat serius mengerjakan soal literasi membaca dan numerasi. Meski sempat terlihat beberapa siswa mengalami kendala teknis kecil seperti keterlambatan login, panitia segera sigap mengatasinya sehingga tidak menimbulkan hambatan berarti. Secara keseluruhan, hari pertama berjalan lancar tanpa kendala besar.
Hari Kedua: Pemantauan PGRI Cabang Kramatwatu
Memasuki hari kedua, Selasa, 30 September 2025 , kegiatan berlangsung dengan suasana yang tidak kalah kondusif. Pada kesempatan ini, pelaksanaan ANBK mendapat perhatian khusus dengan adanya pemantauan langsung dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kramatwatu .
Hadir pada kesempatan tersebut Bapak Muhammad Sukriono , yang merupakan Sekretaris PGRI Cabang Kramatwatu. Kehadiran beliau memberikan dukungan moral sekaligus memastikan bahwa jalannya asesmen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam wawancaranya, Bapak Muhammad Sukriono menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah atas kesiapan dan kesungguhan dalam melaksanakan ANBK.
“ Kami melihat SD Negeri Pelamunan telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat baik. Anak-anak terlihat tenang, guru-guru kompak, dan fasilitas memadai. Harapannya, hasil asesmen ini bisa menjadi data berharga untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di Kecamatan Kramatwatu, ” ungkapnya.
Kondusif Berkat Kerja Sama dan Dukungan Penuh
Keberhasilan pelaksanaan ANBK di SD Negeri Pelamunan tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak. Guru, siswa, orang tua, hingga pengawas ruang dan pemantau dari PGRI semua turut serta menciptakan suasana yang tertib dan kondusif.
Orang tua siswa pun memberikan dukungan dengan memastikan anak-anak hadir tepat waktu, menjaga kesehatan, serta memberikan motivasi agar mereka tenang menghadapi asesmen.
Sementara itu, pihak sekolah juga memberikan perhatian penuh, mulai dari menyediakan konsumsi ringan hingga memberikan pengarahan sebelum dan sesudah kegiatan berlangsung.
Suasana Siswa dalam Mengikuti ANBK
Bagi siswa kelas 5 yang menjadi peserta ANBK, pengalaman ini menjadi sesuatu yang baru dan menantang. Meski ada rasa gugup di awal, namun sebagian besar dari mereka merasa senang bisa mengerjakan soal menggunakan komputer.
Salah satu siswa, sebut saja Aulia , menyampaikan bahwa ia merasa bangga bisa mengikuti asesmen ini.
“ Awalnya deg-degan, takut salah klik. Tapi setelah dijalani ternyata mudah. Soalnya juga ada yang gampang, ada yang susah. Tapi seru bisa ujian pakai komputer, ” ujarnya sambil tersenyum.
Pernyataan ini menggambarkan bahwa pelaksanaan ANBK tidak hanya sekadar evaluasi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan menyenangkan bagi peserta didik.
Makna dan Harapan dari Pelaksanaan ANBK
Dengan selesainya pelaksanaan ANBK tahun 2025 di SD Negeri Pelamunan, diharapkan data yang diperoleh dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah tersebut. Kepala sekolah, Ibu Yeni Nuraeni, berharap bahwa ANBK bisa menjadi sarana refleksi bersama bagi guru, siswa, dan orang tua.
“ ANBK bukan soal nilai individu siswa. Ini tentang bagaimana kita bersama-sama memperbaiki sistem pembelajaran agar anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi yang literat, numerat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan, ” tegas beliau.
Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Muhammad Sukriono yang menekankan pentingnya tindak lanjut dari hasil asesmen. “ ANBK adalah potret nyata kondisi sekolah. Hasilnya harus ditindaklanjuti dengan program-program peningkatan mutu, bukan hanya dijadikan laporan semata, ” pungkasnya.
Secara keseluruhan, pelaksanaan ANBK di SD Negeri Pelamunan Kecamatan Kramatwatu pada tanggal 29–30 September 2025 dapat dikatakan sukses. Dengan dukungan penuh dari kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, pengawas ruang silang dari SDN Kramatwatu 1, serta pemantauan dari PGRI Cabang Kramatwatu, kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan kondusif .
Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan juga momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. SD Negeri Pelamunan telah memberikan contoh nyata bagaimana kolaborasi dan persiapan yang matang dapat menghasilkan pelaksanaan ANBK yang berkualitas.
Dengan semangat gotong royong serta dukungan semua pihak, harapan besar tumbuh bahwa pendidikan di Kecamatan Kramatwatu, khususnya di SD Negeri Pelamunan, akan semakin maju dan melahirkan generasi emas yang siap menghadapi tantangan zaman.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar